<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-419942063200627443</id><updated>2012-02-06T21:16:58.555-08:00</updated><category term='global warming'/><category term='efek rumah kaca'/><category term='intro'/><title type='text'>hijau...</title><subtitle type='html'>bumiku...</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://masgusrah.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/419942063200627443/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masgusrah.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>agus rahman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>5</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-419942063200627443.post-6648499289930909213</id><published>2008-08-01T19:47:00.000-07:00</published><updated>2008-08-01T19:50:20.334-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='global warming'/><title type='text'>MENCAIRNYA ES DI KUTUB UTARA DAN SELATAN</title><content type='html'>Pemanasan Global berdampak langsung pada terus mencairnya es di daerah kutub utara dan kutub selatan. Es di Greenland yang telah mencair hampir mencapai 19 juta ton!&lt;br /&gt;Dan volume es di Artik pada musim panas 2007 hanya tinggal setengah dari yang ada 4 tahun sebelumnya! :d&lt;br /&gt;Mencairnya es saat ini berjalan jauh lebih cepat dari model-model prediksi yang pernah diciptakan oleh para ilmuwan. Beberapa prediksi awal yang pernah dibuat sebelumnya memperkirakan bahwa seluruh es di kutub akan lenyap pada tahun 2040 sampai 2100. Tetapi data es tahunan yang tercatat hingga tahun 2007 membuat mereka berpikir ulang mengenaimodel prediksi yang telah dibuat sebelumnya.&lt;br /&gt;Para ilmuwan mengakui bahwa ada faktor-faktor kunci yang tidak&lt;br /&gt;mereka ikutkan dalam model prediksi yang ada. Dengan menggunakan data es terbaru, serta model prediksi yang lebih akurat, Dr. H. J. Zwally, seorang ahli iklim NASA membuat prediksi baru yang sangat mencengangkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;HAMPIR SEMUA ES DI&lt;br /&gt;KUTUB UTARA AKAN LENYAP&lt;br /&gt;PADA AKHIR MUSIM PANAS 2012!!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Baru-baru ini sebuah fenomena alam kembali menunjukkan betapa seriusnya kondisi ini. Pada tanggal 6 Maret 2008, sebuah bongkahan es seluas 414 kilometer persegi (hampir 1,5 kali luas kota Surabaya) di Antartika runtuh.&lt;br /&gt;Menurut peneliti, bongkahan es berbentuk lempengan yang sangat besar itu mengambang permanen di sekitar 1.609 kilometer selatan Amerika Selatan, barat daya Semenanjung Antartika.&lt;br /&gt;Padahal, diyakini bongkahan es itu berada di sana sejak 1.500 tahun lalu. “Ini akibat pemanasan global,” ujar ketua peneliti NSIDC Ted Scambos. Menurutnya, lempengan es yang disebut Wilkins Ice Shelf itu sangat jarang runtuh.&lt;br /&gt;Sekarang, setelah adanya perpecahan itu, bongkahan es yang tersisa tinggal 12.950 kilometer persegi, ditambah 5,6 kilometer potongan es yang berdekatan dan menghubungkan dua&lt;br /&gt;pulau. “Sedikit lagi, bongkahan es terakhir ini bisa turut amblas. Dan, separo total area es bakal hilang dalam beberapa tahun mendatang,” ujar Scambos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;dari berbagai sumber&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/419942063200627443-6648499289930909213?l=masgusrah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masgusrah.blogspot.com/feeds/6648499289930909213/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=419942063200627443&amp;postID=6648499289930909213' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/419942063200627443/posts/default/6648499289930909213'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/419942063200627443/posts/default/6648499289930909213'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masgusrah.blogspot.com/2008/08/mencairnya-es-di-kutub-utara-dan.html' title='MENCAIRNYA ES DI KUTUB UTARA DAN SELATAN'/><author><name>agus rahman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-419942063200627443.post-1480085316777372556</id><published>2008-07-31T20:00:00.000-07:00</published><updated>2008-07-31T20:07:31.002-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='efek rumah kaca'/><title type='text'>FENOMENA EFEK RUMAH KACA</title><content type='html'>Fenomena efek rumah kaca atau green house effect ini pertama kali ditemukan oleh fisikawan Perancis Joseph Fourier pada 1824 dan di-buktikan secara kuantitatif oleh Svante Arrhenius pada 1896. Penyebutan nama efek rumah kaca sebenarnya didasar-kan atas peristiwa alam yang mi-rip dengan yang terjadi di rumah kaca yang biasa digunakan untuk kegiatan pertanian dan perkebunan untuk menghangatkan tanaman di dalamnya. Panas yang masuk ke dalam rumah kaca akan sebagian terperangkap di dalamnya, tidak dapat menembus ke luar kaca, sehingga menghangatkan seisi rumah kaca tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bahasa yang sederhana, proses terjadinya efek rumah kaca adalah demikian: panas matahari merambat dan masuk ke permukaan bumi. Kemudian panas matahari tersebut akan dipantulkan kembali oleh permukaan bumi ke angkasa melalui atmosfer. Sebagian panas matahari yang dipantulkan tersebut akan diserap oleh gas rumah kaca yang berada di atmosfer. Panas matahari tersebut kemudian terperangkap di permukaan bumi, tidak bisa melalui atmosfer. Sehingga suhu bumi menjadi lebih panas. :y&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah disebutkan diatas bahwa efek rumah kaca terjadi karena emisi gas rumah kaca. Meningkatnya gas rumah kaca tersebut dikontribusi oleh hal-hal berikut: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Energi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pemanfaatan berbagai macam bahan bakar fosil atau BBM (bahan bakar minyak) memberi kontribusi besar terhadap naiknya konsentrasi gas rumah kaca, terutama CO2. Kita lihat mayoritas kendaraan bermotor masih menggunakan BBM. Pabrik-pabrik pun juga. Selain BBM, yang paling banyak menghasilkan gas rumah kaca adalah batu bara yang melebihi BBM. Sebagai gambaran, untuk menghasilkan energi sebesar 1 KWh, pembangkit listrik yang meng-hasilkan batu bara mengemisi gas rumah kaca sekitar 940 gr CO2, sementara pembangkit listrik yang menggunakan minyak bumi untuk menghasilkan energi yang sama menghasilkan emisi gas rumah kaca sekitar 581 sampai dengan 798 gr CO2. Sedangkan pengemisi terbesar adalah industri dan transportasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kehutanan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Salah satu fungsi hutan adalah sebagai penyerap emisi gas rumah kaca. Karena hutan dapat mengubah CO2 menjadi O2. Sehingga perusakan hutan akan memberi kontribusi terhadap naiknya emisi gas rumah kaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pertanian dan Peternakan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Di sektor ini emisi gas rumah kaca dihasilkan dari pemanfaatan pupuk, pembusukan sisa-sisa pertanian dan pembusukan kotoran-kotoran ternak, dan pembakaran sabana. Di sektor pertanian, gas metan (CH4) yang paling banyak dihasilkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sampah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sampah adalah salah satu kontributor besar bagi ter-bentuknya gas metan (CH4), karena aktivitas manusia sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejauh ini kita masih melihat efek rumah kaca sebagai hal yang merugikan manusia, namun tidak demikian sebenarnya. Tanpa efek rumah kaca, bumi kita ini akan sangat dingin seberti bukit es. Efek rumah kacalah yang membuat bumi ini hangat dan laik huni. Hanya saja sebisa mungkin harus ditekan naiknya gas rumah kaca yang akan meningkatkan efek rumah kaca agar suhu bumi tidak semakin panas. Efek rumah kaca sudah banyak diman-faatkan di Eropa oleh para petani, terutama di musim dingin agar tanamannya tetap hangat. IPB pun melalui Pusat Pengembangan Ilmu Teknik untuk Pertanian Tropika (CREATA) sudah ikut memanfaatkan teknologi efek rumah kaca dengan membuat alat pengering berben-tuk limas segi enam yang diberi nama ELC-05.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain menyebabkan efek rumah kaca, beberapa gas polutan yang telah kita sebutkan di atas juga berpotensi menyebabkan penipisan lapisan ozon, yang akan menye-babkan semakin banyak sinar ultra violet masuk ke permukaan bumi yang diduga dapat menyebabkan kanker kulit, penyakit katarak, menurunnya kekebalan tubuh, bahkan menurunkan hasil panen. Salah satu yang sangat berperan dalam penipisan lapisan ozon adal kloroflo-rokarbon (CFC) yang masih banyak kita jumpai dipasang di AC, walaupun sudah dilarang pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;dari berbagai sumber&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/419942063200627443-1480085316777372556?l=masgusrah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masgusrah.blogspot.com/feeds/1480085316777372556/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=419942063200627443&amp;postID=1480085316777372556' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/419942063200627443/posts/default/1480085316777372556'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/419942063200627443/posts/default/1480085316777372556'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masgusrah.blogspot.com/2008/07/fenomena-efek-rumah-kaca.html' title='FENOMENA EFEK RUMAH KACA'/><author><name>agus rahman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-419942063200627443.post-3182005937406764965</id><published>2008-07-29T15:14:00.001-07:00</published><updated>2008-07-29T15:21:33.635-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='efek rumah kaca'/><title type='text'>EFEK  RUMAH KACA</title><content type='html'>Seperti yang sudah saya bahas pada ostingan sebelumnya tentang global warming, kali ini saya akan membicarakan tentang efek rumah kaca yang merupakan penyebab dari pemanasan global tersebut..&lt;br /&gt;Selama ini mungkin banyak salah persepsi mengenai efek rumah kaca. Banyak orang yang mengira bahwa efek rumah kaca disebabkan oleh bangunan yang menggunakan banyak kaca, sehingga cahaya matahari terpantul dan melubangi atmosfer, namun bukan seperti itulah efek rumah kaca yang sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well, Gas rumah kaca adalah gas-gas yang ada di atmosfer yang menyebabkan efek rumah kaca. Gas-gas tersebut sebenarnya muncul secara alami di lingkungan, tetapi dapat juga timbul akibat aktifitas manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gas rumah kaca yang paling banyak adalah uap air yang mencapai atmosfer akibat penguapan air dari laut, danau dan sungai. Karbondioksida adalah gas terbanyak kedua. Ia timbul dari berbagai proses alami seperti: letusan vulkanik; pernafasan hewan dan manusia (yang menghirup oksigen dan menghembuskan karbondioksida); dan pembakaran material organik (seperti tumbuhan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karbondioksida dapat berkurang karena terserap oleh lautan dan diserap tanaman untuk digunakan dalam proses fotosintesis. Fotosintesis memecah karbondioksida dan melepaskan oksigen ke atmosfer serta mengambil atom karbonnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/419942063200627443-3182005937406764965?l=masgusrah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masgusrah.blogspot.com/feeds/3182005937406764965/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=419942063200627443&amp;postID=3182005937406764965' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/419942063200627443/posts/default/3182005937406764965'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/419942063200627443/posts/default/3182005937406764965'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masgusrah.blogspot.com/2008/07/efek-rumah-kaca.html' title='EFEK  RUMAH KACA'/><author><name>agus rahman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-419942063200627443.post-4874387213631750080</id><published>2008-07-29T14:41:00.000-07:00</published><updated>2008-07-29T14:54:11.840-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='global warming'/><title type='text'>GLOBAL WARMING</title><content type='html'>Dua kata yang mungkin udah ngga' asing lagi di telinga kita, ataw yang dengan bahasa kita disebut pemenasan global...Tapi, ada g sich yang bener-bener paham akan maksud dari dua kata tersebut??&lt;br /&gt;Jika diliat dari segi bahasa:&lt;br /&gt;Pemanasan : menjadikan panas atau naiknya suhu.&lt;br /&gt;Global    : dunia,bumi,secara menyeluruh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, dapat disimpulkan bahwa Pemanasan global adalah adanya proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan Bumi.Meningkatnya suhu global diperkirakan akan menyebabkan perubahan-perubahan yang lain seperti naiknya permukaan air laut, meningkatnya intensitas fenomena cuaca yang ekstrim,[2] serta perubahan jumlah dan pola presipitasi. Akibat-akibat pemanasan global yang lain adalah terpengaruhnya hasil pertanian, hilangnya gletser, dan punahnya berbagai jenis hewan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hal-hal yang masih diragukan para ilmuan adalah mengenai jumlah pemanasan yang diperkirakan akan terjadi di masa depan, dan bagaimana pemanasan serta perubahan-perubahan yang terjadi tersebut akan bervariasi dari satu daerah ke daerah yang lain. Hingga saat ini masih terjadi perdebatan politik dan publik di dunia mengenai apa, jika ada, tindakan yang harus dilakukan untuk mengurangi atau membalikkan pemanasan lebih lanjut atau untuk beradaptasi terhadap konsekwensi-konsekwensi yang ada. Sebagian besar pemerintahan negara-negara di dunia telah menandatangani dan meratifikasi Protokol Kyoto, yang mengarah pada pengurangan emisi gas-gas rumah kaca.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/419942063200627443-4874387213631750080?l=masgusrah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masgusrah.blogspot.com/feeds/4874387213631750080/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=419942063200627443&amp;postID=4874387213631750080' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/419942063200627443/posts/default/4874387213631750080'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/419942063200627443/posts/default/4874387213631750080'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masgusrah.blogspot.com/2008/07/global-warming.html' title='GLOBAL WARMING'/><author><name>agus rahman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-419942063200627443.post-6293057989649317730</id><published>2008-07-29T05:58:00.001-07:00</published><updated>2008-07-29T06:02:47.798-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='intro'/><title type='text'>HIJAU...</title><content type='html'>mungkin banyak yang belum ngeh kenapa blog ini bernama &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;hijau&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;...&lt;br /&gt;blog ini saya gunakan sebagai media sosialisasi tentang global warming, dan perubahan iklim..&lt;br /&gt;banyak yang membicarakan tentang akan bahaya yang akan ditimbulkan oleh global warming, namun tidak sedikit juga yang masih tidak peduli dengan keadaan tersebut..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/419942063200627443-6293057989649317730?l=masgusrah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masgusrah.blogspot.com/feeds/6293057989649317730/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=419942063200627443&amp;postID=6293057989649317730' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/419942063200627443/posts/default/6293057989649317730'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/419942063200627443/posts/default/6293057989649317730'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masgusrah.blogspot.com/2008/07/hijau.html' title='HIJAU...'/><author><name>agus rahman</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
